GENGGONG – Pada tahun 2017 ini, Akademi Keperawatan (AKPER) Hafshawaty Zainul Hasan Genggong telah berusia 15 tahun. Merayakan hari ulang tahunnya, civitas akademika dari  AKPER Hafshawaty Zainul Hasan sebagai institusi tertua pendidikan tinggi kesehatan di probolinggo menggelar acara Dies Natalis selama lima hari pada hari Ahad-Kamis (5-9/11/2017) dengan “menggandeng” institusi S1 Keperawatan (STIKes) dan Akademi Kebidanan, sebagai institusi dalam naungan yayasan pendidikan Hafshawaty.

Dies Natalis tahun ini adalah yang ke-15 bagi program studi (prodi) Akademi Keperawatan, ke-9 tahun bagi prodi Akademi Kebidanan, dan yang ke-8 tahun bagi SIKes. Dies Natalis bertema Menuju Generasi Emas dalam Spirit Nasionalisme Revolusi Santri itu berjalan cukup meriah. Seluruh mahasiswa dan para dosen berpartisipasi.

Pembukaan Dies Natalis ditandai dengan apel pagi di halaman STIKes pada Rabu (5/11/2017) pagi. Di apel pagi tersebut, dibacakan sejarah STIKes Hafshawaty yang dilanjutkan dengan persembahan seni tari oleh BEM STIKes Hafshawaty. Selanjutnya acara sambutan oleh Ketua STIKes Hafshawaty, Direktur Akademi Keperawatan, dan Direktur Akademi Kebidanan.

Apel pagi makin meriah ketika 150 balon dilepas ke udara. Pelepasan ini dipandu oleh Pembantu Ketua III (Bidang Kemahasiswaan) Achmad Kusairi S.Kep Ners M.Kep. Peluncuran kembang api dan kertas warna-warni makin menyemarakkan acara tersebut. Terakhir, dilakukan pelepasan kain merah yang menutupi baliho Dies Natalis.

Memeriahkan acara tersebut maka panitia mengundang seluruh civitas dari ketiga prodi baik mahasiswa dan dosen untuk ikut berpartisipasi. Seperti biasa, panitia menyediakan stand-stand bagi para dosen dari semua prodi untuk berjualan barang-barang atau makanan yang bisa dibeli oleh para pengunjung dan mahasiswa.

Selain itu, juga dilaksanakan sejumlah perlombaan yang diikuti para mahasiswa dan juga para dosen. Peserta terdiri dari sejumlah kontingen. Yakni kontingen mahasiswa D-III Akademi Keperawatan, D-III Kebidanan, STIKes, STIKes cabang Unars, serta seluruh dosen.

Di bidang olahraga, ada lomba bola voli, futsal, dan catur. Ada pula lomba seni tari, fashion show, Musabaqoh Syahril Qur’an, perkusi, debat bahasa Inggris, menyanyi solo, serta penampilan bakat. Seluruh lomba tersebut dinilai oleh 12 juri dan 4 wasit.

Ketua Panitia Dies Natalis Bambang Irawan berharap kegiatan tersebut berjalan lancar. Ia berharap partisipasi aktif seluruh mahasiswa dan para dosen dalam rangka memeriahkan Dies Natalis. “Mari bersama-sama berpartisipasi menggapai generasi emas dengan semangat nasionalisme ala santri,” ungkap mahasiswa S1 keperawatan semester 3 ini. (*)

 

Penulis: Ida Ayu Rosyida

Editor: Ainul Yaqin Salam